Naik 12,1%, Target Setoran Pajak di RAPBN 2027 Rp2.591,4 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan target penerimaan pajak pada 2027 sebesar Rp2.591,4 triliun dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2027. Target ini mengalami kenaikan sebesar 12,1% dibandingkan target APBN 2026 yang ditetapkan pada Rp2.357,7 triliun. Rasio penerimaan pajak 2027 setara dengan 9,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Purbaya menyampaikan hal ini saat konferensi pers nota keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Meskipun target pajak naik, pendapatan kepabeanan dan cukai justru direncanakan turun 1,2% pada 2027. Target pendapatan cukai ditetapkan pada Rp316,6 triliun, turun dari Rp336 triliun pada 2026. Purbaya menjelaskan penurunan ini sebagai bagian dari strategi pengaturan kebijangan pajak.
Secara keseluruhan, target penerimaan perpajakan total pada 2027 mencapai Rp2.908 triliun, tumbuh 10,5% dari Rp2.693,7 triliun pada 2026. Purbaya menyatakan optimisme bahwa perbaikan cara pengumpulan pajak dan peningkatan tax ratio memberikan potensi pertumbuhan tambahan pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.45
Target Pajak Rp2.908 Triliun Dinilai Terlalu Ambisius, Restitusi Berpotensi Gerus Kas Negara
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.14
RAPBN 2027, Purbaya Bidik Setoran Pajak-Bea Cukai Rp2.908 T
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.30
RAPBN 2027: Target Penerimaan Pajak dan Bea Cukai Capai Rp 2.908 Triliun
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 22.17
Kencangkan Fiskal, Menkeu Purbaya Patok Penerimaan Pajak Tembus Rp 2.908 Triliun
Berita terkait
Soal Pajak dan Cukai, Serikat Pekerja Minta Suahasil Perhatikan Kelangsungan Usaha
JawaPos · 19 September 2026 pukul 22.45
Purbaya Tak Naikkan Pajak dan Cukai Baru, Pilih Perketat Pengumpulan Pajak
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.06
Pemerintah Patok DBH Sawit Minimal Rp600 Juta di 2027
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.35
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Perubahan RAPBN 2027
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.30