Kader PSI: Idealnya PT Itu 0%, Kalau Tidak Suara Rakyat Hilang Ditelan Tuyul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menolak adanya parliamentary threshold (PT) dalam pemilu, mengusulkan PT 0%. Dedy Nur Palakka menganggap PT 5% atau 7% melanggar konstitusi dan menghilangkan suara pemilih. Ia menyatakan suara rakyat akan 'tertelan tuyul' jika partai tidak lolos ambang tersebut. Sementara itu, Gerindra, Golkar, dan PKS sepakat PT 5%, sementara NasDem mendukung PT 7%. PT dianggap melanggar kedaulatan rakyat sesuai UUD 45.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 September 2026 pukul 18.58
Bamsoet Sebut Threshold 5% Bisa Jadi Opsi Sederhanakan Parpol di DPR
kumparan · 19 September 2026 pukul 18.33
Parpol Nonparlemen Serempak Tolak PT 5%: Upaya Jegal, Bertentangan dengan MK
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 18.34
Demokrat Soroti Suara Rakyat Terbuang Akibat Parliamentary Treshold, Usulkan Konsep Dapil Nasional
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 17.05
Wacana Parliamentary Threshold 5% Bikin Khawatir, Hensat Usul Gabungkan Suara Partai Tak Lolos
Berita terkait
PT 5 Persen Dinilai Buat Partai Kecil Terjepit, Partai Menengah Tak Bisa Terlena
kumparan · 17 September 2026 pukul 17.06
Perludem Khawatir Penerapan PT 5 Persen Bikin Banyak Suara Pemilu Terbuang
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.45
PSI Usul PT di Bawah 4%, Ternyata Bukan Karena Takut Tak Lolos Senayan, tapi...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.25
Bahlil Sebut Parliamentary Threshold Idealnya 5 Persen
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.12