Negara Arab Nekat Jalankan Kapal Hantu Tanpa Sinyal, Harga Minyak Batal Tembus USD150/Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Negara-negara penghasil minyak di Teluk Persia—Uni Emirat Arab (UEA), Irak, Qatar, dan Kuwait—terpaksa menggunakan armada "kapal hantu" (dark fleet) yang mematikan transponder pelacak untuk mengangkut minyak mentah melewati Selat Hormuz. Langkah nekat ini diambil setelah konflik militer AS-Iran melumpuhkan jalur strategis tersebut, mengancam pasokan global. Kargo minyak dipindahkan secara ship-to-ship transfer di perairan Teluk Oman sebelum didistribusikan ke pasar internasional.
Kombinasi perdagangan gelap, pemanfaatan pipa alternatif, pelepasan cadangan minyak darurat, serta melemahnya permintaan global berhasil menahan harga minyak mentah di kisaran USD80–90 per barel—jauh di bawah proyeksi pasar USD150 per barel. Laporan Bloomberg mengungkap praktik rahasia bernilai miliaran dolar ini berlangsung di bawah radar internasional.
Risiko nyata menghantui operasi ini. BUMN minyak UEA, ADNOC, mengonfirmasi 23 kapal armadanya diserang sejak konflik meletus, menewaskan satu awak kapal dan melukai 20 orang. Pekan lalu, dua kapal ADNOC kembali ditembak di Selat Hormuz, memicu kecaman keras UEA terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.50
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Malaria, Pagi Turun Malam Bisa Naik
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.30
Pengaruh Iran di Selat Hormuz Melemah, Sampai Kapan Teheran Bertahan?
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.54
Harga Minyak Brent Mendekati US$91, Pasokan Global Terancam Terganggu
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Harga Minyak Dunia Menguat Selasa Ini, Tertekan Konflik AS-Iran dan Ketegangan Selat Hormuz
JawaPos · 29 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Turun 1% Usai Pasokan Arab Saudi Kembali Meningkat
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.33
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Usai Arab Saudi Tutup Jalur Pipa
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 07.40