Pakar Militer Ini Klaim Aliansi Mekkah Didorong Ketakutan terhadap Ide Israel Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani "Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah" di Mekkah. Pakar militer Anusar Farooqui mengklaim aliansi ini didorong ketakutan terhadap Israel, bukan Iran. Saudi dan Turki disebut sangat khawatir dengan rencana-rencana Israel, termasuk wacana serangan mendadak untuk melumpuhkan angkatan udara Turki.
Perjanjian ditandatangani Presiden Erdogan, MBS, dan PM Shehbaz Sharif. Serangan bersenjata terhadap satu negara dianggap serangan terhadap semuanya. Pakta ini bertujuan memperkuat pencegahan kolektif dan stabilitas regional. Perjanjian tidak merinci kewajiban praktis. Pejabat Turki menegaskan pakta tidak ditujukan aktor tertentu, terbuka bagi negara lain, dan tidak ganti pengaturan yang ada. Absennya Mesir dari perjanjian awal dinilai sangat signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.51
Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26
Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
Berita terkait
Menhan Pakistan usai Bentuk Aliansi dengan Arab Saudi dan Turki: Lawan Israel!
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 07.56
3 Negara Arab yang Segera Bergabung dengan Pakta Mekkah, Semuanya Sekutu AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 04.40
Ini Gambaran Kekuatan Militer Aliansi Mekkah, Punya 1,4 Juta Prajurit dan 3.400 Pesawat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.26
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46