Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Ungkap Bahaya Abu Vulkanik setelah Erupsi Selesai

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap bahaya abu vulkanik meski erupsi telah usai karena partikel debu dapat terangkat kembali ke udara (resuspensi). Dr. dr. Sukamto Koesnoe dari PAPDI menjelaskan bahwa abu vulkanik mengandung silika dengan partikel tajam berukuran PM10 dan PM2.5 yang dapat masuk ke saluran napas bawah, sehingga berisiko memicu gangguan kesehatan terutama bagi lansia dan penderita penyakit kronis.

Untuk mitigasi, masyarakat disarankan menggunakan masker standar tinggi seperti N95, KN95, atau FFP2 dengan segel rapat, serta melengkapi vaksinasi influenza dan pneumokokus. Saat ini, erupsi sejumlah gunung api, termasuk Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III Siaga, telah berdampak luas. Sebaran abunya menyebabkan penutupan delapan bandara di empat provinsi, mengganggu ribuan penerbangan, serta memengaruhi ratusan ribu penumpang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait