PANDI Ajak Pemprov Aceh Bawa Aksara Jawi Menembus Dunia Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PANDI dan Pemerintah Aceh membahas pengembangan domain internet menggunakan aksara Jawi. Pertemuan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh pada 15 September 2023 menjadi awal diskusi. Pengembangan ini sebagai upaya menjaga keberagaman bahasa dan aksara di ruang digital. PANDI tengah mengkaji Internationalized Domain Name (IDN) pada tingkat Top-Level Domain (TLD) dengan representasi nama Indonesia, Indo, atau Nusantara dalam Aksara Jawi. Aksara Jawi memiliki sejarah panjang di Aceh dan wilayah Nusantara lainnya. Keterlibatan pemerintah daerah, akademisi, komunitas, serta praktisi diperlukan untuk memastikan aksara yang digunakan memiliki dasar kebahasaan yang kuat. Pemprov Aceh berkomitmen menindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk menyiapkan aspek regulasi. Dedy Yuswandi menyatakan bahwa tahun depan sudah bisa bergerak.
Bagikan
Berita terkait
5 Program untuk Pulihkan Pendidikan Pascabencana Sumatera
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 00.42
Sempat Hilang Kontak, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.34
Kakek di Aceh Barat Tersangka Pemerkosaan Cucu Sendiri
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 08.30
Aksara Jawi Menuju Domain Internet, dari Warisan Sejarah Aceh ke Ranah Digital
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 09.00