Jumhur Terima Utusan Khusus China, Sepakati Kerja Sama Perlindungan Iklim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, menerima kunjungan Utusan Khusus Perubahan Iklim China, HE Liu Zhenmin, di Jakarta pada 30 Juni. Keduanya membahas penguatan kerja sama di bidang perubahan iklim, perlindungan lingkungan hidup, transisi energi, dan pembangunan hijau.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kemitraan strategis guna implementasi Persetujuan Paris dengan prinsip Common but Differentiated Responsibilities and Respective Capabilities (CBDR-RC). Indonesia menekankan paradigma "Growth through Environmental Protection" yang menjadikan perlindungan lingkungan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pasar karbon, keanekaragaman hayati, ekonomi sirkular, dan keadilan iklim.
Indonesia dan China juga sepakat mempererat koordinasi menjelang forum internasional untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang. Kedua negara membahas peluang kerja sama konkret, termasuk energi terbarukan, pengelolaan sampah menjadi energi, perlindungan keanekaragaman hayati, hilirisasi mineral kritis, riset bersama, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. China mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dan menyatakan kesiapan memperluas kerja sama praktis guna mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.05
Di INZS 2026, Utusan PBB Retno Marsudi Desak Percepatan SDGs Air Bersih
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.57
Indonesia dan China Perkuat Kerja Sama Perubahan Iklim dan Pembangunan Hijau
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 18.39
Memprediksi Eksistensi Satwa Liar 2026 hingga 2051
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 17.50
Media China Sorot Hubungan RI-Beijing, Kenapa?
Berita terkait
Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 07.07
Menteri Jumhur Harap Negara Besar Tanggung Jawab Pulihkan Lingkungan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.14
China Rilis Daftar 55 Negara Bebas Visa 10 Hari, RI Masuk?
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 19.45
Geser China, RI Kini Jadi 'Raja' Nikel Olahan Dunia
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.05