Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pasien BPJS Dihina, Legislator Ingatkan Nakes Jangan Hilang Empati

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKB, Asep Rommy Romaya, mengecam tenaga kesehatan yang menghina pasien BPJS di media sosial. Kasus ini berawal dari unggahan Yurizal Tri Chaerawan pada 22 Juli 2026 yang mengaku menunggu delapan jam untuk mendapat kamar rawat inap. Alih-alih mendapat simpati, unggahannya dibanjiri komentar menghina, termasuk saran agar pindah ke ruang jenazah dan candaan menyakitkan soal penyakit serius. Beberapa akun diduga berprofesi sebagai dokter atau perawat berdasarkan profil media sosial mereka, meski belum terverifikasi sepenuhnya. Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026, membuat kasus ini kembali viral.

Asep mengingatkan nakes untuk menjaga empati dan tutur kata di ruang digital karena media sosial bukan ruang bebas tanpa batas. Ia menegaskan nakes telah bersumpah profesi yang menempatkan keselamatan pasien dan penghormatan martabat manusia sebagai prinsip utama. Pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil tanpa diskriminasi status kepesertaan BPJS, kelas perawatan, maupun kemampuan ekonomi. Tenaga kesehatan yang terbukti melanggar etika profesi perlu mendapat pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar tidak terulang kembali.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait