PDIP Cabut Dukungan ke Bupati Boltara Sirajudin Usai Jadi Tersangka KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDIP mencabut dukungan terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi. Dalam konferensi pers, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyatakan bahwa partainya memiliki tradisi mencabut dukungan bagi siapa saja yang didukungnya jika melakukan pelanggaran, termasuk tindak pidana korupsi atau pelanggaran etik. Komarudin menegaskan bahwa Sirajudin bukan anggota PDIP, melainkan ASN yang hanya diusung dalam Pilkada 2024. Karena tidak menjadi kader partai, sanksi yang diterapkan adalah pencabutan dukungan sebagai bupati, bukan pencoretan anggota.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.56
PDIP Tegaskan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bukan Kader Banteng
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.02
Konstruksi Kasus Korupsi Bupati Bolmut Sirajudin Lasena
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.45
Pakai Rompi Oranye, Bupati Sirajudin Lasena Minta Doa Warga untuk Fokus Proses Hukum
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Bupati Bolmut Ditahan KPK: Saya Minta Maaf Masyarakat Bolaang Mongondow Utara
Berita terkait
PDIP: Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang di-OTT KPK Bukan Kader
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.50
Bupati Boltara Kena OTT, PDIP Tunggu Laporan Resmi KPK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 12.56
KPK Sita Rp 200 Juta dari Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Boltara
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.20
Ini Alasan Cuma Bupati Boltara yang Jadi Tersangka Meski 14 Orang Kena OTT KPK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.56