PDIP Minta BGN Buat Mekanisme Kompensasi untuk Korban Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjamin seluruh biaya medis korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pulih total. Tanggung jawab pemerintah diminta mencakup pemeriksaan lanjutan, pengobatan, rehabilitasi, hingga pendampingan psikologis, bukan sekadar biaya perawatan rumah sakit awal.
Selain biaya medis, PDIP mendorong BGN menciptakan mekanisme kompensasi yang jelas bagi korban, terutama bagi mereka yang mengalami dampak serius seperti trauma, kehilangan waktu sekolah, atau gangguan kesehatan jangka panjang. Hal ini dipicu oleh kasus keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara, di mana seorang siswi diduga mengalami gangguan ingatan. Charles menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan pangan agar insiden serupa tidak terulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.23
Ini Batas Maksimal Menyimpan Nasi di Dalam Kulkas Agar tak Beracun
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.14
Wakil Ketua DPR RI Desak BGN dan Pemda Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.42
Kasus Keracunan Berulang, Legislator Minta BGN Benahi Sistem Keamanan MBG
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.14
Ratusan Siswa dan Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Diare
Berita terkait
BGN Tutup Permanen 1.300 Dapur SPPG Bermasalah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.01
Sudaryono Bakal Wajibkan SPPG Tempel Label Batas Waktu Konsumsi MBG
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.45
BGN tegaskan SLHS jadi syarat mutlak operasional SPPG
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.01
Status Keracunan MBG Meningkat dari Menonjol Jadi Fatal
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.23