Pejabat Amerika Sebut Sebut Penghancuran Nuklir Iran Jadi Opsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan kesepakatan nuklir dengan Iran belum tentu terwujud, mengisyaratkan kebutuhan penghancuran kemampuan nuklir Teheran sebagai alternatif. Wright fokus pada penghancuran infrastruktur produksi rudal Iran yang menjadi ancaman di Kawasan. Pernyataan ini muncul di tengah klaim Trump tentang perubahan kepemimpinan Iran pasca-serangan AS-Israel, namun struktur pemerintahan Iran tetap berada di bawah Kementerian Tertinggi. Wright menegaskan pemboman berkelanjutan terhadap infrastruktur strategis sebagai strategi yang diperlukan untuk melumpuhkan kemampuan produksi rudal. Selain isu nuklir, stabilitas energi global terkait arus minyak di Selat Hormuz menjadi perhatian, dengan volume 9 juta barel per hari tetap tinggi meski ketegangan geopolitik. Implementasi kesepakatan Juni melalui mediasi Pakistan dan Qatar gagal mencapai hasil, dengan saling menuduh tidak menjalankan komitmen penghentian permusuhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.35
Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
kumparan · 6 September 2026 pukul 07.00
Harga Bensin AS Diprediksi Cetak Rekor USD 4,03 per Galon saat Hari Buruh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 07.00
Masih Belum Bisa Serang Pusat Nuklir Iran, AS Alasan Bukan Perang Besar
Berita terkait
AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz? Trump Siap Umumkan Hari Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.40
AS Pede Selat Hormuz Dibuka Lagi, Klaim Kesepakatan dengan Iran Ditutup Besok
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.27
Usai Batalkan Serangan Besar-besaran, Trump: AS-Iran Berunding Lagi Hari Ini
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Daftar Hitam Pihak yang Boleh Melintasi Selat Hormuz Bertambah Panjang usai Serangan Terbaru AS
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.32