Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemeriksaan Sampel Jenazah Sutrimo Makan Waktu 2-3 Minggu

Tim dokter forensik melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (12/8). Hampir seluruh bagian tubuh jenazah diambil sampelnya untuk pemeriksaan laboratorium, termasuk histopatologi, toksikologi, dan analisis DNA. Prof. Yudi, ketua tim, menjelaskan bahwa proses pembusukan lanjut pada jenazah yang dimakamkan sejak 23 Juli lalu mewajibkan pemeriksaan mendalam di laboratorium. Hasil pemeriksaan diperkirakan selesai dalam 2-3 minggu. Secara visual, tim tidak menemukan tanda luka benda tumpul atau tajam pada jenazah tersebut. Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan Polda Metro Jaya bersama kerja sama dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas untuk memperoleh bukti medis dan ilmiah guna mengungkap penyebab kematian Sutrimo. Sebelumnya, informasi yang menyebut Sutrimo sebagai kepala rumah tangga (Karumga) telah dibantah oleh kuasa hukamnya, yang menjelaskan bahwa Sutrimo lebih sering menjaga rumah kosong dan tidak selalu tinggal bersamanya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait