Pemerintah Buka 25 Prodi PPDS Baru, Spesialis Jantung hingga Bedah Saraf
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah membuka 25 program studi (prodi) baru PPDS berbasis rumah sakit untuk menutup gap sekitar 65.000 dokter spesialis di Indonesia. Prodi ini ditawarkan sebagai afirmasi untuk dokter di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan dikelola secara langsung oleh rumah sakit sebagai penyelenggara utama (RSPPU). Kolaborasi dilakukan dengan sembilan perguruan tinggi negeri terkemuka seperti UI, Unair, Unpad, UNS, Undip, Unhas, USU, Unud, dan UB. Dengan penambahan 25 prodi ini, total prodi PPDS RSPPU mencapai 31 prodi pada 2026. Prodi baru mencakup 11 spesialis dasar serta 14 prodi khusus Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, dan Nefrologi (KJSU). Kebijakan ini diambil sebagai respons langsung terhadap instruksi Presiden pada Agustus 2026 terkait krisis tenaga medis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 19.30
KSP Dudung Akui Program Dokter Spesialis Sempat Tersendat Ego Sektoral dan Aturan
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.01
Perbanyak Dokter Spesialis, Pemerintah Sahkan 25 PPDS Baru di RSPPU
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 16.45
Biaya PPDS Berbasis Rumah Sakit Dipatok Mulai Rp1,5 Juta per Semester
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 15.00
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis, Kejar Kekurangan 55.712 Dokter
Berita terkait
Tanpa Tambah Anggaran, BGN Siap Aktifkan 2.700 Dapur MBG hingga September 2026
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 13.45
Hari Jadi ke-81 Jateng: Berkat Program Speling, Jarak tak Lagi Bikin Pusing
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.46
Prabowo Bakal Renovasi 10.000 Puskesmas Mulai 2027
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 20.33
Mimpi Prabowo: Semua Kabupaten/Kota Punya RS Canggih Demi Rakyat
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.06