Pemimpin Adat Pembela Lingkungan Ditembak Mati di Amazon Peru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemimpin adat Asheninka Americo Pascuala Tomisha, 57 tahun, ditembak mati pada 23 Agustus 2024 di wilayah Ucayali, Amazon Peru. Kematiannya diselidiki sebagai pembunuhan oleh aparat hukum setempat. ORAU menyebut pencurian copaiba dari wilayah adat sebagai dugaan penyebab konflik. Kementerian Kebudayaan Peru serta jaksa nasional membuka penyelidikan. Kasus ini menambah daftar korban pembela lingkungan di Amerika Latin menjadi 62 orang sejak 2012, dengan lebih dari separuh merupakan masyarakat adat. Pemilihan presiden Peru pada 2024 menjadi perbincangan terpisah.
Bagikan
Berita terkait
Pria Bunuh Istri Siri di Limo Depok Dituntut 14 Tahun Penjara
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.43
Pembunuh Ibu dan Nenek di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 02.50
Tersangka Pembunuhan Ibu dan Neneknya di Simpang Empat Terancam 20 Tahun Penjara
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 19.22
Tersangka Pembunuhan Ibu dan Nenek di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.22