Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengamat: Penguntitan & Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Pengamat intelijen Khairul Zaki menilai insiden penguntitan dan penggeledahan aset milik eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah sebagai sinyal darurat bagi Kejaksaan Agung (Kejagung). Peristiwa ini mengindikasikan adanya celah serius pada sistem kontra-intelijen dan deteksi dini di internal Kejagung, di mana pergerakan pihak luar di sekitar pejabat strategis luput dari pantauan.

Zaki menekankan bahwa institusi sebesar Kejagung yang sedang gencar membongkar kasus mega korupsi seperti tata niaga timah bernilai ratusan triliun rupiah seharusnya memiliki sistem peringatan dini yang kokoh. Kegagalan mendeteksi aktivitas pemantauan pihak luar menunjukkan fungsi kontra-intelijen mengalami degradasi, dan ini merupakan kegagalan preventif dalam memetakan potensi ancaman terhadap keselamatan personel kunci.

Selain masalah pengamanan fisik, Zaki juga menyoroti dinamika antar-lembaga penegak hukum yang minim keterbukaan informasi dan ketiadaan mekanisme koordinasi efektif. Dalam konstelasi penegakan hukum yang sarat kepentingan besar, gesekan taktis sering terjadi akibat minimnya information sharing antar-lembaga.

Berita terkait