Pengusaha Konveksi Teriak Minta Jangan Asal Buka Keran Impor, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengusaha tekstil dan konveksi menolak ajakan pembukaan kembali impor barang tekstil untuk mengatasi keluhan stok ritel yang menipis. Mereka menyoroti adanya kapasitas produksi dalam negeri yang belum terpenuhi serta stok lokal yang masih tersedia di gudang-gudang IKM. Menurut Nandi Herdiaman, Ketua IPKB, solusi yang tepat adalah menghubungkan kebutihan ritel dengan produksi dalam negeri melalui proses kurasi yang dipercepat, bukan membuka kembali impor barang murah yang berpotensi menekan industri lokal. Para pengusaha juga menegaskan bahwa masalahnya bukan pada ketersediaan barang, melainkan pada daya saing dan kebijakan yang belum mendukung industri dalam negeri. Mereka meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap barang impor ilegal dan bekas agar tidak kembali membanjiri pasar domestik. Dengan menjaga pasar dalam negeri, industri konveksi yang menyerap 3-4 juta tenaga kerja dapat tetap bertahan dan berkembang.
Bagikan
Berita terkait
Ini Biang Kerok PHK Makan Korban 43 Ribu Orang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.38
IPKB Minta Pemerintah Tak Gegabah Buka Keran Impor saat Stok Ritel Menipis
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.46
Jangan Happy Dulu! Industri Sepatu RI Was-Was Meski Bangkit 11% di Q2
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.20
Maman Ungkap Biang Kerok Produk UMKM Lokal Sulit Bersaing di RI
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.03