Peradi Profesional Gandeng Unhas Buat Program Studi Profesi Advokat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Profesional dan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menyiapkan Program Studi Pendidikan Profesi Advokat (PPA) untuk meningkatkan kompetensi calon advokat. Ketua Umum PERADI Profesional Harris Arthur Hedar menyatakan bahwa PPA diperlukan untuk meningkatkan mutu, kompetensi, etika, dan karakter advokat. Menurutnya, sistem pendidikan advokat yang ada saat ini masih menjadi perdebatan karena dinilai belum cukup untuk membentuk profesional yang sesuai. Harris menilai Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang berlangsung singkat tidak cukup untuk membekali kompetensi sebagai advokat. Oleh karena itu, PERADI Profisikan berharap PPA dapat mulai diselenggarakan pada Maret 2027. Sekretaris Jenderal PERADI Profesional Yuhelson mengungkapkan bahwa pembukaan PPA merupakan gagasan Fakultas Hukum Unhas yang kemudian direspons oleh pihaknya. PPA didasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 5 Tahun 2019. Yuhelson menyatakan bahwa pendidikan profesi advokat belum dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi terkait PKPA. Hal ini menyebabkan masalah kualitas dan mutu advokat, sehingga PPA diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas calon advokat melalui pendidikan yang lebih mendalam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.20
Gandeng Unhas, PERADI Profesional Siapkan PPA untuk Cetak Advokat Beretika & Bermutu
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 10.11
Peradi Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika
JawaPos · 18 September 2026 pukul 09.30
PERADI Profesional-Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.02
Cetak Advokat Beretika, Peradi Profesional dan Unhas Kaji Pembukaan PPA
Berita terkait
Unhas Gelar InTechSEA 2026 di Jakarta, Dorong Inovasi Berdampak bagi Lingkungan dan Kehidupan Sosial
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 22.28
Peradi Profesional Ingatkan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Alat Tekan
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 22.34
Polresta Bulungan Ungkap 12 Kasus, Curanmor hingga Penggelapan
VOI · 7 September 2026 pukul 21.07
PERADI PROFESIONAL Dorong RUU Perampasan Aset Harus Tegas Melawan Kejahatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.44