Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Perang Timteng Gak Kelar-Kelar, Iran Ancam Bom Situs Minyak-Gas Arab

Perang di Timur Tengah memanas setelah Iran memancang ancaman balasan serangan AS dengan menyasar infrastruktur energi di kawasan Teluk. Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyatakan bila AS menyerang aset Iran, maka Iran akan menyerang fasilitas minyak dan gas milik AS di perairan Teluk. Rantai produksi minyak dan gas di Teluk mudah dijangkau, termasuk perusahaan energi AS yang beroperasi di daerah tersebut. Tegangan di sekitar Selat Hormuz memperburuk, yang sebelumnya menjadi jalur utama 20% pengiriman LNG dunia. Iran akan menetapkan zona terlarang baru dan koridor pelayaran, dengan kapal yang masuk area tersebut dapat dikenai sanksi. Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menurun drastis menjadi hanya 10 kapal pengangkut per hari dalam 10 hari terakhir, terendah sejak Mei. UAE mengalami serangan rudal Iran serta gangguan pada kapal tanker, sehingga Abu Dhabi membangun jalur alternatif ekspor energi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait