Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Permintaan Global Pulih, Sektor Tekstil Bisa Perkuat Kinerja Ekspor RI

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia berpeluang memperkuat kontribusi terhadap ekspor nasional seiring pulihnya permintaan global dan meningkatnya kebutuhan produk tekstil berkelanjutan. Indonesia Eximbank Institute mencatat tren pemulihan permintaan terhadap produk tekstil hulu seperti benang, kain tenun, dan kain rajut sepanjang 2025. Namun, pangsa ekspor Indonesia masih menghadapi tekanan dari daya saing negara China, India, dan Vietnam.

Ekspor tekstil nasional diperkirakan tumbuh 2%-3,2% pada 2026 dan hingga 3,5%-4,0% pada 2027, didorong permintaan produk tekstil berkelanjutan di segmen pasar premium. Produk finished fabric menjadi penopang utama dengan porsi sekitar 74% dari total ekspor TPT nasional. Buyer global kini tak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kualitas, ketepatan pengiriman, traceability, dan penggunaan material berkelanjutan.

LPEI mendukung transformasi industri melalui fasilitas pembiayaan pra-pengapalan dan pascapengapalan, Trade Credit Insurance, serta Marine Cargo Insurance. Forum LPEI Export Bandung digelar untuk mempertemukan pelaku industri membahas prospek pasar dan strategi penguatan daya saing ekspor Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait