Persiapan Perang! Pentagon Susun Strategi Nuklir Lawan Rusia-China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pentagon sedang menyusun strategi nuklir baru untuk memberikan pilihan yang lebih luas kepada presiden AS dalam konflik dengan Rusia atau China. Strategi ini menekankan penggunaan senjata nuklir taktis jarak pendek dalam konflik regional, menggantikan ketergantungan pada senjata strategis jarak jauh. Penyusunan strategi dipantau langsung oleh Elbridge Colby, kepala kebijakan Pentagon. Tinjauan ini muncul enam bulan setelah New START AS-Rusia kedaluwarsa, membatasi 1.550 hulu ledak strategis dan 700 sistem pengirim. Rusia menolak eskalasi, mengusulkan kembali batasan selama satu tahun, sementara Trump menolak tanpa mencakup China. China menolak ikut dalam perjanjian, menganggap negara besar harus memimpin pengurangan senjata. Rusia baru saja memperbarui doktrin nuklir 2024, menyatakan bahwa agresi non-nuklir yang didukung nuklir akan dianggap sebagai serangan gabungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 06.00
Kereta Trans Sumatra Dilirik KAI, China-Rusia Minati Trans Kalimantan
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 07.59
Indonesia Penjajakan Bareng China-Rusia Garap Trans Kalimantan Railway
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 05.31
Proyek rel Trans-Kalimantan, Menhub: Kami jajaki dengan China, Rusia
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
China dan Rusia Berminat Bangun Kereta Trans Kalimantan
Berita terkait
Komponen Jet Tempur Siluman F-35 Jatuh ke Tangan China, Lockheed Martin: Itu Tak Guna!
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 07.47
Pentagon Berupaya Ambil Kembali Suku Cadang F-35 yang Disita China
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.00
Pentagon Usut Misteri Pengiriman Komponen F-35 Nyasar di Hong Kong
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.32
Rusia dan China Veto Resolusi AS mengenai Sanksi terhadap Iran
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 21.31