Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina ambil alih SPBU nakal untuk perketat pengawasan BBM subsidi

Pertamina Patra Niaga mengambil alih operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang melakukan pelanggaran, termasuk penyimpangan penyaluran BBM subsidi, melalui skema kerja sama operasi (KSO). Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan, penertiban, dan pembinaan terhadap SPBU yang menyalurkan BBM bersubsidi. Beberapa penyalur yang mendapatkan sanksi penutupan pun kemudian diambil alih oleh Pertamina guna memastikan pengawasan yang lebih ketat.

Dengan mengambil alih SPBU yang bermasalah, Pertamina berupaya menjaga pasokan BBM tetap tersedia bagi masyarakat tanpa harus mengurangi jumlah SPBU. Roberth menekankan bahwa langkah ini justru meningkatkan kualitas distribusi karena operasional SPBU yang bermasalah kini berada di bawah pengawasan langsung Pertamina. Pengawasan dilakukan secara berkala melalui pemantauan operasional, evaluasi transaksi, dan penyaluran BBM, serta tindak lanjut terhadap laporan dari masyarakat.

Dari Januari hingga 3 September 2026, Pertamina telah melakukan pembinaan terhadap lebih dari 900 SPBU di seluruh wilayah operasionalnya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan standar pelayanan dan penyaluran BBM sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, Pertamina akan melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi sesuai tingkat pelanggaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait