Pertempuran Pasukan Yaman dan Houthi Masih Panas, 63 Orang Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran masih berlangsung sengit. Dalam 24 jam terakhir, dilaporkan 63 orang tewas, termasuk 23 tentara pemerintah yang tewas akibat serangan rudal, pesawat nirawak, dan drone Houthi di dua provinsi wilayah barat daya Yaman. Sementara itu, 40 petempur Houthi tewas dalam serangan udara Saudi dan pertempuran di darat. Pertempuran ini merupakan bagian dari intensitas yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah periode relatif tenang selama empat tahun. Houthi berhasil merebut kota Mokha, yang merupakan keberhasilan signifikan sejak gencatan senjata PBB berlaku pada 2022. Saat ini, Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah padat penduduk di utara dan barat Yaman, sementara pemerintah Yaman berada di Aden dengan dukungan kuat dari Arab Saudi. Konflik bersenjata ini telah menyebabkan lebih dari 150.000 kematian dan jutaan warga Yaman menghadapi risiko kelaparan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 03.39
Mesir Serukan Kebebasan Berlayar di Laut Merah yang Kini Rawan Serangan Houthi
Berita terkait
125 Ribu Orang Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 23.00
Serangan Houthi lukai 73 warga sipil di Arab Saudi bagian selatan
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 15.48
Krisis Kemanusiaan Gaza, 2.000 Bangunan Terancam Ambruk
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.01
Arab Saudi Mungkin Harus Menelan Pil Pahit dan Berunding dengan Iran
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 18.55