Petani Tebu Ungkap Hal Aneh: Rendemen Rendah-Impor Gula Salah Waktu
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

APTRI menyoroti dua masalah utama dalam rapat dengan DPR. Pertama, rendemen tebu September 2026 masih di bawah 8% meski produksi gula Kementan mencapai 3,02 juta ton. Kedua, impor 150.000 ton raw sugar untuk gula konsumsi terjadi saat stok nasional mencukupi 1,4 juta ton. Soemitro mempertanyakan urgensi impor selama musim giling petani masih berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 21.00
Cegah Petani Tebu Merugi Terus, DPR Minta Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Impor Gula Rafinasi
Berita terkait
Ternyata Ini Alasan Petani Tebu Kesal RI Buka Impor Gula 150.000 Ton
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 07.05
Apakah HPP Gula Petani Harus Dinaikkan Tahun Ini?
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 18.58
RI Banjir Gula Impor-Petani Tebu Merana, Pemerintah Prabowo Bertindak
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 17.40
Mentan: Presiden Minta Produksi Gula Digenjot, Pabrik Wajib Punya Kebun Tebu
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.40