Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Petugas Palang Merah Diserang di Kongo Saat Tangani Wabah Ebola Mematikan

Enam pekerja kemanusiaan Palang Merah dilukai dalam serangkaian serangan selama upaya penanggulangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC). Insiden kekerasan terjadi berturut-turut dari 17-22 Agustus, termasuk serangan terhadap konvoi Palang Merah Uganda di Provinsi Ituri, serangan terhadap sukarelawan yang mengubur jenazah di Provinsi Haut-Uele, dan serangan di Beni, Provinsi Kivu Utara. Sejumlah ambulans rusak dan peralatan tanggap darurat hancur akibat serangan ini. Sejak wabah Ebola resmi dinyatakan pada 15 Mei, tercatat 12 sukarelawan terluka dalam 11 insiden kekerasan. Wabah ini menyebar di wilayah utara dan timur Kongo yang minim infrastruktur kesehatan dan lama-lama mengalami konflik bersenjata. Berdasarkan data WHO, wabah Ebola spesies Bundibugyo ini telah mencatat 2.557 kematian dari 5.375 kasus terkonfirmasi, menjadi wabah terbesar dalam sejarah DRC. WHO mendesak pemerintah DRC menerapkan pembatasan jarak sosial dan mempermudah masuknya tim kesehatan internasional serta pasokan medis.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait