Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Israel Balas Sanksi Inggris, Konsulat di Yerusalem Ditutup

Israel memerintahkan Inggris menutup konsulatnya di Yerusalem Timur dalam 30 hari sebagai respons terhadap larangan impor barang dari permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. Langkah ini dilakukan setelah Inggris, Prancis, dan Kanada bersama-sama mengumumkan kebijakan larangan tersebut. Israel juga mencabut status diplomatik sejumlah diplomat Inggris dan memerintahkan pejabat Inggris di misi koordinasi Gaza untuk meninggalkan wilayah dalam tujuh hari. Sembilan negara lain termasuk Denmark, Spanyol, dan Swedia mendukung langkah ini. Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menyatakan bahwa kebijakan permukiman Israel dinilai melakukan pembersihan etnis terhadap warga Palestina. Inggris juga menyiapkan sanksi terhadap perusahaan dan individu yang mendukung pembangunan permukiman, dengan pelarangan impor yang dapat diterapkan dalam sembilan bulan. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan dukungan pemerintah terhadap solusi dua negara meski menimbulkan ketegangan diplomatik. Amerika Serikat tidak ikut serta dalam sanksi ini, dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut langkah Inggris sebagai potensi mengganggu stabilitas. Israel melarang 12 warga Inggris termasuk sejumlah anggota parlemen dari masuk ke wilayahnya, dan mengakhiri pelatihan keamanan untuk Otoritas Palestina.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait