Polda Metro Jaya Bantah Gerakkan Ormas Usai Demo 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257556/original/010906200_1781247516-Bhudii.jpeg)
Polda Metro Jaya masih menyelidiki pelaku kerusuhan pasca demonstrasi 27 Agustus 2026. Kombes Budi Hermanto menyatakan belum ada indikasi pelaku merupakan anggota ormas tertentu, berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa. Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi belum diverifikasi untuk menghindari kebingungan. Hasil penyidikan akan dipublikasikan terbuka dan transparan. Untuk keamanan demonstrasi, Polisi tidak berkoordinasi dengan ormas, melainkan dengan TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, dan Pamdal DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.27
Polisi Buru Dalang hingga Penyandang Dana Aksi Ricuh 27 Agustus
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.18
Polisi: Perusakan CCTV Saat Ricuh 27 Agustus Diduga untuk Hambat Penyidikan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.56
Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus di Jakarta
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.54
Polda Metro: Perusuh Bukan Peserta Aksi 27 Agustus, Diduga Ada Mobilisasi
Berita terkait
Alasan Perusuh Rusak CCTV Saat Demo 27 Agustus
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 16.25
Alasan Perusuh Rusak CCTV Usai Aksi Depan DPR 27 Agustus
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.44
Polisi Ungkap Peran 3 Pelaku Perusak CCTV Saat Kerusuhan 27 Agustus
Detik.com · 2 September 2026 pukul 13.26
Bambang Tewas, Polisi Harus Ungkap Massa Misterius pada Demo 27 Agustus
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 09.37