Polda Metro Ungkap Dugaan Pendanaan Kerusuhan Demo 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346741/original/080339600_1789200137-IMG_0276.jpg)
Polda Metro Jaya mengungkap dua klaster dugaan pendanaan kerusuhan demo 27 Agustus 2026 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Dalam klaster pertama, koordinator lapangan JT membayar massa Rp 40.000 per-orang dengan perintah dari PKL, KHT alias HY, dan SO. Klaster kedua melibatkan ER, mahasiswa Jakarta, yang menyiapkan dana Rp 70.000 per-kepala berdasarkan order dari badan hukum yang masih diteliti. Penyidik juga menemukan tiga tersangka yang menggerakkan anak-anak yang bermasalah dengan hukum untuk melakukan kerusuhan dengan upah. Seluruh tersangka ditahan dan proses penyidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi intellectual leader utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 16.07
Polisi Ungkap Badan Hukum Diduga Order Massa 27 Agustus Berada di Jakarta
Detik.com · 12 September 2026 pukul 16.07
Polisi: Badan Hukum Diduga Order Massa Domisilinya di Sekitar Jakarta
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 15.53
Polisi ungkap skema bayaran massa kerusuhan 27 Agustus
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 15.28
Polda Metro Ungkap Pelaku Kerusuhan Demo 27 Agustus Dibayar Rp40-70 Ribu Per Orang
Berita terkait
Polisi Tetapkan 49 Tersangka Kasus Kerusahan Setelah Demo 27 Agustus
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 15.13
Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus, Mahasiswa Diduga Diorder Badan Hukum
Detik.com · 12 September 2026 pukul 13.32
Polda Metro Jaya Buru Aktor Intelektual dan Penyedia Dana Demo 27 Agustus
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.50
Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus di Jakarta
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.56