Polemik Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah, Ahli: TPPU Harus Didahului Penyidikan Pidana Asal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam sidang gugatan praperadilan di PN Jaksel, mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mempertanyakan proses penyidikan TPPU terhadap barang bukti emas 74 kg dan valuta asing. Ahli hukum pidana UII Mahrus Ali menyatakan penyidikan tindak pidana asal harus dulu dilakukan untuk memastikan kepemilikan dan asal-usul harta sebelum ditingkatkan ke TPPU. Mahrus menegaskan penyidikan predicate crime penting untuk membuktikan harta berasal dari tindak pidana sebelum pencucian uang dapat ditetapkan. Febrie juga mengajukan praperadilan terhadap upaya paksa Polda Metro Jaya dan Kortas Tipikor Polri, termasuk penggeledahan di Parahyangan Golf 2, Bogor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.44
Praperadilan Febrie, Ahli Sebut TPPU Sebagai Follow-Up Crime
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 12.26
Kejagung Periksa Tiga Pihak Swasta di Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.43
Soal Emas 74 Kg di Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Ahli: Harus Didahului Penyidikan Pidana Asal
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.19
Soroti Kasus Febrie, Ahli Hukum Beberkan Aturan Baru Penanganan TPPU
Berita terkait
Buka Suara Soal Sitaan 74 Kg Emas, Mantan Jampidsus Febrie Bilang Begini
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.18
Penyidikan Kasus Pemerasan dan TPPU Febrie Selesai, Kejagung Segera Lakukan Pelimpahan Tahap 2
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 10.43
Kejagung Periksa 2 Saksi Ahli-Perbankan di Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Detik.com · 9 September 2026 pukul 17.16
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah, Dalami Bukti-Telusuri Alur Transaksi
kumparan · 3 September 2026 pukul 17.07