Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Periksa EO dan MC Usut Challenge Hafalan Al-Qu'ran Demi Miras

Polisi akan memeriksa pihak event organizer (EO) dan MC terkait aksi promosi minuman keras berkedok tantangan hafalan Al-Qur'an di festival musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, pemeriksaan terhadap EO dan MC dijadwalkan pada Selasa (11/8/2026) di Polres Metro Jakarta Utara. Setelah itu, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa ini. Polisi juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa dirugikan untuk membuat laporan terkait insiden ini.

Aksi promosi yang memadukan hafalan Al-Qur'an surah Ad-Duha dengan imbalan sebotol minuman keras viral di media sosial. Insiden ini terjadi di sebuah booth sponsor dalam festival musik The Sounds Project yang digelar dari 7 hingga 9 Agustus 2026 di Ancol. Video yang memperlihatkan pengunjung hafal Al-Qur'an dan mendapatkan minuman keras sebagai imbalan menuai kecaman luas dari netizen dan ulama.

Majelis Ulama Islam (MUI) Pusat menyatakan tindakan ini tidak dapat dibenarkan dari segi agama, moral, dan hukum. Prof KH Asrorun Niam Sholeh menegaskan bahwa menggabungkan ayat suci Al-Qur'an dengan promosi minuman alkohol melanggar tatanan agama dan etika. Penyelenggara The Sounds Project juga merilis pernyataan resmi di Instagram, membenarkan bahwa kejadian ini terjadi di booth sponsor dan sepenuhnya di luar arahan mereka. MC booth tersebut, Revnaldo Ega, juga meminta maaf di akun Threadsnya, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan spontan audiens dan tidak terkait dengan pihak sponsor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait