Polisi Sebut Loker Diduga Palsu di Jaksel Perusahaan Outsourcing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menyelidiki sebuah perusahaan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang diduga membuka loker palsu dan memaksa calon karyawan membayar Rp1,6 juta sebelum dibiarkan keluar dari kantor. Perusahaan yang diduga bergerak di bidang outsourcing ini viral di media sosial setelah viralnya laporan terkait praktiknya.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghubungi Online Single Submission (OSS) dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi untuk memverifikasi data perusahaan tersebut. Menurutnya, perusahaan ini berbeda dengan kasus serupa yang pernah terjadi di Pasar Minggu.
Hingga kini, polisi telah mencatat dua korban yang melaporkan dugaan penipuan ini. Salah satu dari mereka sempat ditahan dan diminta uang sebesar Rp1,6 juta agar diberi izin keluar. Setelah laporan viral, petugas langsung mendatangi lokasi kantor yang ternyata sudah tidak beroperasi lagi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.39
Polisi Akan Periksa WN Malaysia Aisar Khaled soal Dugaan Penipuan
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 23.59
WN Malaysia Laporkan Perwira Polri Terkait Dugaan Penipuan
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.40
Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan
Berita terkait
Polisi Cek Perusahaan Viral Buka Loker Palsu di Jaksel: Sudah Tutup
Detik.com · 16 September 2026 pukul 19.33
Viral Loker Palsu di Jakut, Minta Pelamar Bayar untuk Rekening Prakerja
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.41
Ujung Isu Kantor di Jaksel Bikin Loker Palsu
Detik.com · 8 September 2026 pukul 20.06
Dimediasi Polisi, Ini Alasan Kantor Loker di Jaksel Minta Uang ke Pelamar
Detik.com · 7 September 2026 pukul 22.40