Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Cuma Mau Punya 300 BUMN, 750 Perusahaan Bakal Ditutup pada Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI pada 14 Agustus 2026 bahwa pemerintah akan menutup 750 BUMN yang dianggap tidak produktif hingga akhir tahun 2026. Dari total 1.074 BUMN dan anaknya, hanya yang mampu menciptakan nilai tambah untuk rakyat yang akan dipertahankan, sehingga jumlahnya akan berkurang hingga sekitar 300 BUMN. Sampai kini, telah 290 BUMN yang sudah ditutup.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembenahan BUMN melalui restrukturisasi dan penghematan biaya operasional. Dengan penutupan ini, pemerintah berhasil menghemat biaya overhead sebesar Rp50 triliun. Penghematan ini diperoleh dari berbagai komponen seperti gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, kendaraan, hingga perjalanan dinas.

Dana sebesar Rp50 triliun yang dihemat nantinya akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas puskesmas, sekolah, dan rumah layak huni bagi masyarakat. Prabowo menekankan bahwa dengan perampingan ini, pemerintah dapat mengalokasikan dana untuk program yang lebih bermanfaat bagi kehidupan rakyat Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait