Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo: 750 BUMN Lebih Akan Ditutup, Hanya yang Produktif Dipertahankan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah telah menutup 290 dari total 1.074 BUMN sebagai bagian dari restrukturisasi dan perampingan perusahaan pelat merah. Menurutnya, sejumlah BUMN dinilai tidak memberikan keuntungan dan justru membebani keuangan negara. Pemerintah menargetkan jumlah BUMN dapat ditekan hingga maksimal 300 perusahaan pada akhir 2026, sehingga lebih dari 750 BUMN akan ditutup dalam proses ini. Hanya BUMN yang dianggap produktif dan mampu menciptakan nilai tambah untuk rakyat yang akan dipertahankan.

Dampak dari penutupan dan perampingan BUMN ini termasuk penghematan biaya overhead sebesar Rp50 triliun hingga saat ini. Penghematan tersebut mencakup berbagai komponen seperti gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, sewa kendaraan, hingga biaya perjalanan dinas. Prabowo menyeifkan ini sebagai salah satu restrukturisasi korporasi terbesar di dunia.

Pemerintah menargetkan penghematan ini dapat mencapai lebih dari Rp70 triliun pada akhir 2026. Dana hasil efisiensi tersebut diharapkan dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat seperti perbaikan puskesmas, renovasi sekolah, dan penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait