Prabowo: Hakim Benteng Terakhir, Keadilan Tak Boleh Hanya untuk Orang Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya memperkuat lembaga yudikatif agar supremasi hukum dan keadilan dirasakan seluruh masyarakat, termasuk rakyat tidak berdaya. Ia menyebut hakim dan mahkamah sebagai benteng terakhir keadilan. Prabowo juga mengumumkan kenaikan remunerasi hakim, dengan peningkatan hingga 280 persen untuk hakim junior, yang merupakan tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Penghasilan hakim Indonesia kini di atas rata-rata negara ASEAN, dan Ketua Mahkamah Agung dilaporkan memiliki penghasilan lebih tinggi dari Ketua MA Singapura.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.04
NasDem Apresiasi Prabowo Perkuat Hakim: Supaya Tak 'Goyang' Kanan Kiri
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.46
Prabowo Mau Rakyat Dapat Keadilan di Pengadilan: Hakim Benteng Terakhir
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.56
Pengamat Hukum Sebut Upaya Praperadilan Jangan Sampai Jadi Ruang Lobi Politik
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.59
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia di Atas Rata-rata Negara ASEAN
Berita terkait
Refleksi HUT ke-81 RI, Sahroni: Semoga Hukum Makin Ditegakkan, Tanpa Harus Viral Duluan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 16.55
Harta Milik Kalapas Cibinong Nonaktif Tembus Rp 3,1 M dan 3 Bangunan di Jaksel
JawaPos · 26 September 2026 pukul 19.01
Menggolongkan Pelaku Karhutla sebagai Terorisme Ekologi Bentuk Sanksi yang Tegas
JawaPos · 21 September 2026 pukul 15.45
Kata Prabowo soal Usulan Hukuman Mati Bagi Koruptor
Detik.com · 18 September 2026 pukul 14.35