Prabowo: Kemandirian Hakim bukan Alasan Lepas dari Pengawasan Etik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD menegaskan pentingnya kemandirian hakim yang harus diiringi dengan akuntabilitas. Komisi Yudisial (KY) menerima 1.402 laporan dan 622 permohonan pemantauan persidangan Januari-Juni 2026, mengusulkan sanksi terhadap 121 hakim yang melanggar kode etik (14 sanksi sedang, 17 sanksi berat). Remunerasi hakim junior meningkat 280%, melebihi rata-rata ASEAN, dan penghasilan Ketua MA RI lebih tinggi dari Singapura. Mahkamah Agung mencatat produktivitas 99,54% dengan menyelesaikan 37.973 dari 38.148 perkara, 96,74% dalam kurang dari tiga bulan. MK memutus 598 perkara termasuk perselisihan pilkada, dengan 84,51% permohonan diajukan daring.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.04
NasDem Apresiasi Prabowo Perkuat Hakim: Supaya Tak 'Goyang' Kanan Kiri
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.06
Prabowo: Hakim Benteng Terakhir, Keadilan Tak Boleh Hanya untuk Orang Kuat
Berita terkait
Legislator Ingatkan Peran Vital Para Calon Hakim sebagai Penegak Hukum dan Keadilan di Masyarakat
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.40
HUT Ke-81 RI, Keadilan Penegakan Hukum Dinilai Hanya Sebatas Omon-omon
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
Refleksi Hari Kemerdekaan, Sahroni: Semoga Hukum Semakin Ditegakkan Tanpa Harus Viral
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.53
HUT Ke-81 RI, Puan Tekankan soal Tegaknya Keadilan dan Persatuan Bangsa
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.42