Prabowo Mau Jual Kapal Perang Ki Hajar Dewantara Buatan Yugoslavia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengajukan usulan penjualan kapal perang latih milik TNI Angkatan Laut, KRI Ki Hajar Dewantara, kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Usulan permohonan persetujuan atas penjualan Barang Milik Negara tersebut tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) Nomor R-33 tertanggal 14 Juli, yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat paripurna.
KRI Ki Hajar Dewantara adalah kapal jenis korvet latih yang memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai sarana latihan tempur para taruna sekaligus kapal pemukul (striking force) untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia. Kapal militer ini dipesan pada tahun 1978 dan dibangun di galangan Uljanik Shipyard di Split, Yugoslavia, wilayah yang saat ini menjadi bagian dari negara Kroasia.
Sebelum diputuskan untuk dijual, kapal perang eks TNI-AL tersebut sempat direncanakan untuk ditenggelamkan. Namun, pemerintah maupun parlemen saat ini belum membeberkan pihak negara yang akan membeli kapal tersebut. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyatakan bahwa pembahasan lanjutan mengenai teknis penjualan kapal telah resmi diserahkan kepada Komisi I DPR RI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 12.54
Profil KRI Ki Hajar Dewantara yang Diusulkan untuk Dijual
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.03
Eks KRI Ki Hajar Dewantara Diusulkan Dijual, Waka Komisi I DPR Beri Catatan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Spesifikasi Kapal Perang KRI Ki Hajar Dewantara yang Diusulkan Prabowo untuk Dijual
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 19.15
Presiden Ajukan M Sarjito Jadi Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK
Berita terkait
DPR RI Setuju Kapal Perang Eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 Dilelang
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.45
Sigit Dicopot dari Pos Kapolri, Guntur PDIP: Regenerasi Jadi Bagian Demokrasi Sehat
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.02
Suyudi Ario Seto Tiba di Istana Jelang Dilantik Prabowo Jadi Kapolri
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 13.41
Puan Bongkar Alasan Prabowo Cuma Ajukan Satu Nama untuk Gantikan Listyo Sigit
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.01