Prabowo Minta BUMN Dipangkas jadi 300 Perusahaan, Bos Danantara: Harus Kami Akui Tidak Mudah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas dari 1.074 menjadi maksimal 300 perusahaan hingga akhir 2026. Langkah ini merupakan bagian dari program streamlining untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan pelat merah. Saat ini, sekitar 290 BUMN telah ditutup atau dirampingkan melalui berbagai skema seperti divestasi, merger, likuidasi, dan konsolidasi vertikal.
Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah sebelumnya memperkirakan jumlah BUMN hanya 300-400 perusahaan. Namun setelah pembentukan Danantara Indonesia sebagai sovereign wealth fund, ditemukan jumlah BUMN ternyata mencapai 1.074 entitas, termasuk anak perusahaan, cucu perusahaan, bahkan cicit perusahaan. Prabowo menyoroti banyak BUMN yang tidak produktif dan terus merugi.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengakui proses perampingan bukan hal mudah karena setiap aksi korporasi harus mempertimbangkan berbagai aspek. Meski demikian, Danantara akan melanjutkan program streamlining hingga target tercapai. Hanya BUMN yang produktif dan menciptakan nilai tambah bagi negara yang akan dipertahankan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.35
Pimpinan DPR Kaji Usul Presiden Prabowo soal Peradilan Ad Hoc BUMN
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.41
Prabowo Ingin Ada Pengadilan Ad Hoc Kasus Korupsi BUMN, Ini Alasannya
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35
Istana soal Prabowo Mau Bentuk Pengadilan Ad Hoc: Semangat Benahi BUMN
Berita terkait
Istana Luruskan Pernyataan Prabowo soal BUMN, Belum Sampai Bicara Amnesti
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 16.30
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.25
Presiden Prabowo Sebut Laba BUMN Melesat di Bawah Pengelolaan Danantara
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.20