Prabowo Senang Penghasilan Ojol Meningkat 92 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pembagian hasil yang lebih adil antara pengemudi ojek online (ojol) dan perusahaan aplikator. Kebijakan ini bertujuan memastikan pengemudi mendapatkan bagian penghasilan yang lebih layak dari hasil kerja mereka.
Data menunjukkan porsi pendapatan yang diterima pengemudi meningkat signifikan dari sebelumnya 80 persen menjadi 92 persen. Perubahan ini disampaikan Presiden dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Jakarta pada Jumat (14/8).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.15
Presiden Prabowo Ubah Bagi Hasil, Penghasilan Pengemudi Ojol Naik Signifikan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.10
Pengamat Soroti Target Pertumbuhan 6 Persen dalam RAPBN 2027 Prabowo
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Berita terkait
Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi RI
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.29
Suahasil Sambut 2 Wamen Baru: Sekarang Kembali ke Formasi 3 Wamenkeu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.51
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Daftar Lengkap Menteri dan Wamen di Bidang Ekonomi
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.41
Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak Penghasilan Lanjut Tahun Depan
Detik.com · 30 September 2026 pukul 19.37