Keberhasilan DSI bukan dari Nilai Transaksi, tapi Efek Fiskal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) berpotensi memperkuat ekonomi nasional, namun keberhasilannya tidak harus diukur dari nilai transaksi saja. Menurut Rizal Taufikurrahman dari Indef, indikator krusial adalah kemampuan DSI menutup celah kebocoran penerimaan negara melalui penanganan under-invoicing, transfer pricing, dan deviasi harga ekspor. Jika efektif, hal ini akan meningkatkan basis pajak, PNBP, royalti, dan devisa hasil ekspor yang masuk ke dalam negeri. DSI juga diharapkan memastikan Devisa Hasil Ekspor (DHE) tercatat akurat dan direpatriasi ke sistem keuangan nasional, sehingga mendukung stabilitas Rupiah dan eksternal. Namun, dampak ini hanya tercapai jika DSI terintegrasi penuh dengan kebijakan DHE, sistem perpajakan, bea cukai, dan pengawasan transaksi lintas negara. Pemerintah perlu memastikan DSI tidak menjadi beban birokrasi bagi pelaku usaha, tetapi fokus pada transparansi harga, integrasi data, dan penegakan aturan tanpa mengorbankan efisiensi. DSI dibentuk sebagai respons atas kebocoran DHE yang menekan penerimaan negara, dengan dukungan dari revisi UU BUMN dan pembentukan Badan Pengelola Investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19
Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.56
Daftar Lengkap Komisaris hingga Direksi DSI: Ada CEO Freeport hingga Mantan Petinggi Bank Dunia
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.55
Rosan: Pengusaha Batu Bara Cs Bisa Tetap Ekspor Langsung Meski Ada DSI
Berita terkait
Danantara Revisi Rencana Kerja, Sesuaikan dengan Program Prioritas
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.15
Menanti Bekal Regulasi PT DSI Awasi 50 Pelabuhan Ekspor RI
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.28
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
Prabowo Ungkap Danantara Temukan Potensi Penerimaan Negara USD 5 Miliar
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.51