Prajurit TNI Turunkan Bendera Bulan Bintang usai Peristiwa Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kegiatan doa tolak bala dan zikir akbar di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berakhir ricuh setelah massa menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera bulan bintang. Menurut Kapendam Iskandar Muda Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, acara yang awalnya berlangsung tertib dan khidmat tersebut berubah tegang akibat adanya aksi provokasi pengibaran bendera di tengah kegiatan.
Aparat gabungan TNI dan Polri telah berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan memberi imbauan ketertiban. Namun, imbauan tersebut diabaikan sehingga terjadi aksi saling dorong serta pelemparan batu dan benda keras ke arah petugas. Kericuhan tersebut turut menyebabkan kerusakan sejumlah kendaraan di lokasi, bahkan satu unit sepeda motor dinas TNI dibakar oleh massa.
Menghadapi situasi yang kian tidak terkendali, aparat gabungan mengambil tindakan tegas dan terukur guna membubarkan serta memecah konsentrasi massa. Setelah massa terpukul mundur ke sejumlah wilayah, prajurit TNI segera menurunkan bendera bulan bintang dari tiang halaman masjid demi memulihkan ketertiban dan keamanan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.04
Hari Damai Aceh Ricuh, Kapolri Pastikan Situasi Terkendali
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
KSP Dudung Buka Suara soal Insiden Ricuh di Aceh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 05.29
Saat Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Aceh
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.44
Aceh Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Berita terkait
Hari Damai Aceh 2026 Ricuh, TNI Minta Semua Pihak Hormati Simbol Negara
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
TNI soal Ricuh di Aceh: Hormati Simbol Negara, Jaga Ketertiban
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 20.22
TNI Buka Suara Soal Kericuhan Peringatan Hari Damai Aceh
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.23
Kapolri Tegaskan Situasi Aceh Sudah Kondusif Pasca Ricuh di Hari Damai
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 18.05