Pramono Respons Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Petugas Damkar DKI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh untuk penegakan hukum terkait kasus dugaan penipuan rekrutmen petugas Damkar DKI Jakarta. Ia menegaskan akan memberhentikan ASN Pemprov DKI yang terlibat jika ada bukti kuat, tanpa ada tawar-menawar. Kasus ini melibatkan korban bernama Wintarko (31) yang merugi Rp70 juta setelah dimintai uang oleh seseorang yang mengaku bisa mendapatkan posisi sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Dinas Gulkarmat DKI. Wintarko sempat gagal seleksi pada 2018-2019, lalu mencoba lagi pada Agustus 2025 setelah diajak oleh seorang guru di SD Negeri Kramat Jati. Ia meminjam Rp70 juta dari Bank DKI dengan jaminan, namun janji untuk menjadi petugas Damkar tidak terealisasi. Laporan ini sedang diselidiki oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur terkait dugaan penipuan dan penggelapan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.34
Pramono: ASN DKI Terlibat Penipuan Rekrutmen Damkar akan Dicopot
Berita terkait
PPPK Ini Gampang Banget Mengumbar Janji Palsu, Korban Tak Hanya Satu
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.47
WFH Cuma Dalih karena Akan Ada Demo? Begini Jawaban Gubernur Pramono
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.51
Pramono Anung Minta ASN Terkait Layanan Publik tidak WFH Hari Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.53
Pramono: ASN DKI yang Layani Publik Tak Boleh WFH
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.41