Prancis Kecam Kekerasan yang Dilakukan Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengecam kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Tindakan ini membenarkan sanksi terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir. Pemerintah Prancis menyatakan kekerasan di Tepi Barat memalukan dan menuntut sanksi lebih untuk yang terlibat. Pada Juni 2026, Prancis bersama Inggris, Kanada, dan Norwegia mengumumkan sanksi koordinasi terhadap jaringan Israel. Data PBB menunjukkan 76 warga Palestina tewas di Tepi Barat pada Agustus 2026, termasuk 18 anak. Sekitar 3.800 warga Palestina mengungsi tahun 2026, hampir separuhnya anak-anak. Lebih dari 1.430 insiden kekerasan terdokumentasi, menyentuh 260 komunitas Palestina.
Bagikan
Berita terkait
Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.22
PBB Buka-bukaan Titik Kritis di Palestina, Masa Depan Dipertaruhkan
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 21.40
PBB Serukan Perlindungan Terhadap Warga Sipil di Wilayah Palestina
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Kepolisian Israel Kini Makin Berkuasa, Permudah Zionis Caplok Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.25