Prasmanan MBG Diuji, BGN Klaim Lebih Segar dan Minim Sisa Makanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365673/original/078495300_1791188526-1000009307.jpg)
Badan Gizi Nasional (BGN) menguji prasmanan makan bergizi gratis (MBG) di lebih dari 60 SPPG di Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jayapura. Sistem ini memungkinkan penerima manfaat mengambil makanan sesuai kebutuhan, sementara sisa makanan dapat dikonsumsi oleh penerima lain, mengurangi limbah dan menjaga kualitas makanan. Proses memasak tetap di dapur pusat, namun makanan diolah di SPPG dan disajikan hangat langsung di kelas. Sekolah terlibat dalam pengawasan standar penyajian, dengan siswa diajak terlibat secara terjadwal. Hasil uji coba menunjukkan tingkat kehabisan makanan baik dan sisa lebih sedikit. BGN akan menilai hasil evaluasi untuk pengembangan model prasmanan secara luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 07.26
MBG Diuji Coba Prasmanan Seperti di Jepang, Siswa Dilibatkan
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 07.33
Mitra Keracunan
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 05.47
Pemerintah Terapkan Konsep Baru untuk Bikin Program MBG Makin Oke
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 11.30
Kepala BGN Sudaryono Ungkap Pemberian Insentif Rp 2.00 per Porsi untuk Keadilan
Berita terkait
MBG Prasmanan Diuji, BGN Klaim Lebih Segar dan Minim Sisa Makanan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.30
BGN Anggarkan Rp 232,5 T untuk MBG 2027, Sasar 72,46 Juta Orang
kumparan · 3 September 2026 pukul 17.05
MBG Harus Lebih Baik! Bos BGN Ultimatum Kepala SPPG: Jam Kerjanya...
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.05
Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Naik Jadi Rp240 Triliun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00