Presiden Tertua di Dunia Akhirnya Pulang setelah 73 Hari Berada di Luar Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Kamerun Paul Biya, berusia 93 tahun, pulang ke Yaounde pada Kamis setelah berada di luar negeri selama 73 hari atau lebih dari 2 bulan. Biya tiba dari Jenewa, tempat ia tinggal sejak 7 Juni dalam kunjungan pribadi singkat yang menyebabkan spekulasi tentang kesehatannya serta siapa sebenarnya yang menjalankan pemerintahan negara. Ia ditemani Ibu Negara Chantal Biya dan pulang bersama mobil menuju istana kepresidenen. Puluhan pendukung partai berkuasa berkumpul di bandara untuk menyambutnya, beberapa mengenakan pakaian dengan gambar wajah Biya. Kunjungan Biya ke Jenewa sering dikaitkan dengan rumor kesehatan yang lama menjadi bahan spekulasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 05.00
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo Meningkat Secara Eksponensial
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.55
Bilangnya Sebentar, Presiden Pergi 10 Minggu ke Eropa dan Baru Pulang
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 05.30
Eks PM Pakistan Imran Khan Dilarikan ke Rumah Sakit untuk Pemeriksaan Medis
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Geger Mantan Wapres Terjerat Kasus Narkoba, Ditangkap di Bandara
Berita terkait
Presiden Tertua Bikin Heboh, "Pelesir" ke Eropa dan Tak Pulang-Pulang
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.10
Presiden AS Tiba-Tiba Jatuh Pingsan dan Muntah-Muntah
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 08.30
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.08
Politisi Dipukuli hingga Tewas Usai Beri Edukasi Kesehatan Penting
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 06.30