Presiden Zelensky Sebut Pemilu di Masa Perang akan Menghancurkan Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa menggelar pemilu umum selama pertempuran dengan Rusia berlangsung akan mengancurkan negara karena memecah belah rakyat. Komentar Zelensky merupakan tanggapan atas seruan mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov yang mencalonkan diri untuk mengadakan pemilu masa perang. Pemilu di masa perang dilarang oleh hukum Ukraina dan dianggap tidak realistis akibat kondisi keamanan dan pergeseran warga. Meskipun dukungan publik terhadap Zelensky tetap stabil sekitar 60 persen, 57 persen survei menyatakan memilih menunggu hingga pertempuran berakhir sebelum pemilu. Zelensky menegaskan fokus pada penyelesaian perang demi menjaga kedaulatan Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 04.42
Zelensky Tolak Pemilu Saat Perang Lawan Rusia: Bisa Jadi 'Tsunami' Pemecah Belah Ukraine
Berita terkait
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Rusia-Ukraina Lakukan Pertukaran 206 Tahanan dengan Mediasi UEA
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 05.00
PM Burnham Tegaskan Inggris 100 Persen Mendukung Ukraina
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 13.00