PSI Soal Gugatan Terkait Gibran di MK: Manuver Politik Tak Beradab
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyatakan penolakan terhadap gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024. Raja Juli menyebut gugatan ini merupakan manuver politik yang tidak beradab, terutama di tengah pemerintah tengah fokus menangani bencana alam seperti karhutla. Ia juga mengungkapkan keheranannya terhadap sejumlah pihak yang masih mempertanyakan hal-hal yang dinilainya remeh, seperti soal ijazah Presiden Joko Widodo hingga ke Gibran, dan khawatir hal serupa bisa menyentuh anggota keluarga lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.50
PSI: Dulu Ijazah Jokowi, Hari Ini Mas Gibran, Besok Mas Kaesang, Mungkin Lusa...
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 10.10
PSI: Kalau Mau Gugat Sengketa Pilpres, Bukan ke Gibran, tapi Parpol Karena Mereka yang 'Bermain'
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.45
Jika Gugatan Ijazah Gibran Dikabulkan MK, Loyalis Jokowi: Satu Hal yang Saya Yakini...
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.56
Sebelum Gugat Ijazah Gibran, Denny Indrayana Ternyata Sudah Lobi Anies, Ganjar, dan Mahfud?
Berita terkait
Gibran Disebut Hasil Pilihan Rakyat, PSI Diskakmat: Jangan Jual Demokrasi Kalau Aturan Dikondisikan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 09.20
PSI: Anak Muda Bernama Gibran Sering Diejek, tapi 1 Hal yang Mereka Lupa...
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 12.50
Mahfud: Meski Hakim Bersalah, Terpilihnya Prabowo-Gibran Tidak Bisa Dibatalkan
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 08.00
Mahfud MD: Meski Hakim Bersalah, Terpilihnya Prabowo-Gibran Tidak Bisa Dibatalkan
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 08.00