Punya Mobil hingga Rumah Mewah, 26 Ribu Penerima KJP Plus Terancam Dicoret Pemprov DKI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan verifikasi ulang terhadap 26.247 penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang terdaftar dalam kelompok desil 1 hingga 5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Verifikasi ini dilakukan setelah ditemukan indikasi ketidaksesuaian data ekonomi, di mana sejumlah penerima bantuan diduga memiliki aset yang tidak sesuai dengan kriteria keluarga berpendapatan rendah, seperti kepemilikan kendaraan roda empat, rumah dengan kewajiban pajak melebihi Rp1 miliar, hingga anggota keluarga yang merupakan ASN.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa pemeriksaan ulang bertujuan memastikan penyaluran dana hibah pendidikan benar-benar tepat sasaran. Meskipun ada indikasi ketidaksesuaian, pembatalan kepesertaan tidak dilakukan secara otomatis. Petugas lapangan masih melakukan evaluasi individu terhadap kondisi ekonomi setiap penerima.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga mengumumkan bahwa kartu KJP Plus kini dapat digunakan untuk masuk gratis ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Total penerima manfaat KJP Plus tahap kedua mencapai 707.513 orang, dengan kemudahan transaksi melalui EDC Bank DKI di toko mitra.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 18.27
Pemprov DKI Tetapkan 661.209 Penerima KJP Tahap 2, Siapkan Anggaran Rp 1,5 T
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.26
Pemprov DKI Periksa 26.247 Pendaftar KJP Cek Profil Kekayaan
Berita terkait
Kapan KJP Plus Bulan September 2026 Cair? Cek Info Penyalurannya
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 16.19
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Mulai Dibongkar, Dibangun Ulang Bulan Depan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.19
Data Awal 3.080 Anak Tak Sekolah di Duren Sawit, Verifikasi Temukan 105 Kasus Riil
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 15.30
Legislator PDIP Soroti 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.14