Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pupuk Kaltim Integrasikan Pertanian dan Agrowisata di Sulsel

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meresmikan Kampung Sawah Abadi (KSA) Bulutana di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sebagai destinasi edu agrowisata. Langkah ini merupakan bagian dari program Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri (PKT BERSERI) untuk mengintegrasikan sektor pertanian dan pariwisata secara berkelanjutan. Menurut AVP Pembangunan Sosial dan Lingkungan Departemen TJSL Pupuk Kaltim, Uchin Mahazaki, Sulawesi Selatan adalah pasar penting Pupuk Kaltim di Indonesia Timur, sehingga menjaga kesuburan lahan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Program yang berjalan sejak 2023 melalui peta jalan hingga 2027 ini mencakup pengenalan dekomposer, pelatihan budidaya, pengendalian hama, pemupukan berimbang, pembuatan pupuk organik, hingga pembangunan eco-trail sepanjang 230 meter. Pada 2025 dan 2026, pendampingan diperluas ke penguatan kelembagaan, pengelolaan pascapanen, penyediaan mesin kompos, serta pengembangan infrastruktur dan branding kawasan. Targetnya, pada 2027 KSA Bulutana menjadi pusat pembelajaran agroeduwisata melalui standardisasi kawasan, sertifikasi Desa Wisata Hijau, dan skema insentif konservasi sawah.

Program ini telah meningkatkan produktivitas lahan dari rata-rata 4 ton per hektare menjadi 6–7 ton per hektare, serta frekuensi panen dari dua kali menjadi tiga kali setahun. Ketua Pengelola KSA, Syafruddin, mengatakan eco-trail mempermudah proses pascapanen. Program ini juga melibatkan kelompok Pemuda Bulutana dalam pengelolaan kunjungan wisatawan, dengan sebagian pendapatan dialokasikan untuk pembiayaan benih, pupuk, dan pajak lahan petani.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait