Purbaya Dapat Kritik dari Ekonom Harvard, RI Dibilang Minim Inovasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan mendapatkan kritik dari seorang ekonom Harvard yang menyatakan Indonesia tertinggal dalam penciptaan atau penemuan. Kritik ini disampaikan dalam sambutannya di GIIAS 2026 di BSD, Tangerang, pada Selasa (4/8/2026). Menurut Purbaya, banyak industri di Indonesia belum menyadari bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai dukungan untuk riset dan pengembangan teknologi, termasuk insentif pajak.
Untuk mendukung riset dan inovasi, pemerintah telah mengatur insentif pengurangan penghasilan bruto hingga 300% dari total biaya riil yang dikeluarkan untuk kegiatan riset tertentu di Indonesia. Aturan ini diatur dalam Peraturan Presiden No. 45 Tahun 2019. Purbaya memberikan contoh produsen kendaraan yang mengembangkan mobil hidrogen di Indonesia dapat mendapatkan dukungan pemerintah.
Purbaya menekankan bahwa dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang terjaga, industri otomotif di Tanah Air juga akan terus berkembang. Ia pun mengajak produsen kendaraan untuk mendukung kebijikan pemerintah dalam pengembangan teknologi, seperti mobil hidrogen dan bioenergi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 22.58
Penerapan Pajak E-Commerce Ditunda hingga 31 Oktober 2026, Ini Alasannya
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.33
Pameran Indo Healthcare Gakeslab Expo Hadirkan 60 Perusahaan dari 9 Negara
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.24
LKPP: Pengadaan Rp911,7 Triliun Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.32
Gelontoran KUR 2026 Tembus Rp 169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta UMKM
Berita terkait
Amerika-China Minggir Dulu, Negara Ini Bersiap Jadi Nomor Satu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.30
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Inggris Siapkan Rp3,12 Triliun untuk Percepat Pengembangan Kendaraan Nol Emisi
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35