Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Ungkap AS Tiru RI Kelola Tekanan Pasar Surat Utang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan pembelian kembali (buyback) surat utang Amerika Serikat untuk meredam ketidakstabilan pasar mengkonfirmasi bahwa strategi serupa sudah diterapkan Indonesia dengan standar internasional. Indonesia melaksanakan buyback SBN senilai Rp 600 miliar dalam 5 hari pada Mei 2026 melalui skema Bond Stabilization dengan dana APBN, menggunakan pagu harian Rp 2 triliun. Di samping itu, Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan skala operasi buyback surat utang bertenor panjang dari US$2 miliar menjadi minimal US$4 miliar per operasi pada periode September-November 2026 untuk menambah likuiditas pasar. Kebijakan ini diambil setelah pasar obligasi AS mengalami aksi jual besar yang menyebabkan yield surat utang 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007, dipicu kekhawatiran investor atas kondisi fiskal AS dan ketegangan geopolitik. Total utang publik AS mencapai US$32 triliun dengan US$5,5 triliun berupa obligasi tenor 20-30 tahun per Juli 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait