PWNU DKI: Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Lebih Sesuai dengan Tradisi NU
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PWNU DKI Jakarta, melalui KH Taufik Damas, menolak gagasan pemilihan langsung Ketua Umum PBNU. Menurutnya, mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) lebih sesuai dengan tradisi syura NU. AHWA menitikberatkan pertimbangan ilmu, akhlak, keteladanan, dan kemaslahatan bukan kompetisi suara. NU disebut sebagai jam'iyyah diniyyah ijtima'iyyah yang lahir dari pesantren, bukan partai politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Dinilai Lebih Sesuai Tradisi NU
Berita terkait
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.30
Menghadirkan Moralitas ke Ruang Publik
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.05
Ketika Mahfud MD Menagih Janji Demokrasi dalam Buku yang Ditulis Prabowo
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.30
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19